Tuesday, June 28, 2016

Sebuah Petisi "Menampar" Kiprah Reza Oktovian di Youtube


Nama Reza Oktovian mungkin masih terdengar asing untuk sebagian orang di Indonesia. Namun bagi mereka yang akrab dengan media sosial maupun situs video Youtube, mungkin pernah melihat atau mendengar sosok ataupun karyanya.

Reza Oktovian merupakan seorang Gaming Youtuber, atau pemilik channel Youtube yang video-video-nya membahas tentang game. Reza tercatat bergabung di Youtube sejak 1 November 2012 dan sampai saat ini memiliki 587.250 subscribers.

Bukan hanya dikenal dengan review game saja, Reza juga muncul di channel Youtube dengan karya hip-hopnya. Yang paling anyar dan populer, Reza turut ambil bagian dalam project kolaborasi rapper Young Lex bersama Youtubers lain seperti SkinnyIndonesian24, Kemal Palevi dan Dycal dalam sebuah single berjudul GGS (Ganteng-Ganteng Swag).

Namun, kiprah Reza Oktovian bukannya tanpa kritik. Reza Oktovian diketahui sering menggunakan kata-kata yang kurang sopan di channel miliknya. Padahal viewers maupun subscribers Reza banyak yang masih anak-anak.

Dalam lagu GGS pun, Reza juga tak luput meletakkan umpatan kasar pada lirik yang dinyanyikannya.

Hal inilah yang mendasari seorang pemuda asal Medan bernama Daniel Lim membuat sebuah petisi untuk Reza Oktovian di situs  Change.org yang bertajuk Tingkatkan Kualitas Bahasa Anda.


Petisi ini merupakan bentuk kritik secara terbuka atas kurang baiknya bahasa yang Reza gunakan. Jika dilihat dari banyak video di channel-nya, memang banyak momen di mana Reza tidak ragu menggunakan bahasa kurang sopan dalam bahasa Indonesia ataupun bahasa Inggris.

Petisi ini dibanjiri komentar bernada dukungan sekaligus kritik tajam terhadap Reza. Banyak yang setuju bahwa sudah semestinya seorang Reza Oktovian lebih bertanggung-jawab mengenai penggunaan bahasanya di area publik, termasuk di Youtube. Faktanya, di luar sana tak sedikit anak kecil yang menyanyikan bagian lirik lagu GGS yang dinyanyikan Reza. Bahkan di antaranya ada yang masih duduk di bangku TK.

"Memang benar, saya juga sering ke warnet dan banyak anak kecil di sana. Kebanyakan dari mereka menonton video di Youtube terutama pada channel "Reza Oktovian". Banyak sekali yang menirukan gaya bahasanya padahal mereka masih seumuran anak SD." komentar Abdul Aziz, di petisi untuk Reza Oktovian.

Pada hari Selasa (28/06/2016), pukul 09.17, terdapat 1.954 pendukung petisi dan tersisa 546 lagi untuk mencapai 2.500 dukungan.

Petisi ini mungkin bisa jadi tamparan keras untuk Reza Oktovian agar lebih berhati-hati dan bertanggung-jawab sebagai seorang Youtuber, apalagi mengingat jumlah subscriber channel-nya yang tidak sedikit dan ditambah lagi fakta bahwa kini internet bisa dengan mudah diakses oleh siapapun, termasuk anak-anak di bawah umur.

Friday, June 24, 2016

Bagaimana Pendapat Justin Bieber Jika Melihat Music Video yang Satu Ini?


Justin Bieber, bukanlah nama baru dalam industri musik internasional. Penyanyi asal Kanada tersebut telah cukup lama menjadi fenomena setelah lagu Baby menjadi hits di banyak tangga lagu dunia.

Histeria lagu Baby itu berlangsung saat Justin Bieber masih berusia belasan tahun, dengan penampilan yang terbilang masih remaja imut-imut. Dan kini, Justin menjalani karirnya sebagai penyanyi dengan image yang lebih dewasa dan berani.

Love Yourself saat ini menjadi salah satu hits Justin Bieber yang populer dan terdapat pada album Purpose yang dirilis pada yahun 2015 lalu. Lagu yang ditulis oleh Ed Sheeran tersebut telah ditonton sebanyak 722.461.847 kali di Youtube dan diperkirakan masih akan terus bertambah. Love Yourself mungkin bisa dibilang sebagai pembuktian Justin bahwa karyanya mampu untuk merajai tangga lagu di Amerika dan Inggris, di mana sebelumnya lagu-lagu Justin meskipun populer secara internasional, belum mampu menduduki peringkat satu tangga lagu di kedua negara tersebut.

Lagu ini juga melahirkan banyak versi cover dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Bahkan kini muncul music video di mana Love Yourself dinyanyikan dengan versi dan lirik yang berbeda dari aslinya.

Adalah Deen Squad, duo hip-hop Muslim asal Kanada yang beranggotakan Jay Deen dan Karter Zaherhave, yang membuat menjadikan  lagu Love Yourself menjadi lagu religi bernuansa Islam dengan judul Ramadan.

Lagu Ramadan sendiri menceritakan tentang seseorang menyesali dirinya yang sempat tersesat dan melewatkan banyak waktu sholat, lalu memutuskan memperbaiki dirinya ketika Ramadhan tiba. Lagu ini juga menggambarkan kegembiraan umat Muslim menyambut bulan Ramadhan.

Feedback yang cukup positif diberikan oleh viewers Deen Squad di Youtube. Banyak yang menyukai lagu tersebut, meskipun ada juga yang memberi tanggapan negatif.

Hmm... Bagaimana ya, pendapat Justin Bieber jika melihat music video yang satu ini?



Tuesday, June 21, 2016

Waspada! Serangga Pembawa Wabah Penyakit Chagas yang Sempat Muncul di Amerika, Kini Muncul di Indonesia


Di tahun 2012, Amerika Serikat pernah mengalami invasi wabah penyakit mematikan yang disebut Chagas. Penyakit Chagas ini disebabkan oleh parasit bernama Trypanosoma Cruzi yang ditularkan melalui gigitan serangga asal Amerika Latin, Vinhuca, atau lebih sering disebut kissing bug.

Penyakit Chagas ini sempat disebut-sebut sebagai penyakit AIDS versi baru karena masa inkubasinya yang panjang dan kabarnya sulit untuk disembuhkan. Hal ini dikarenakan parasit Trypanosoma Cruzi dapat bertahan aktif di dalam tubuh selama 30 tahun hingga akhirnya membunuh secara tiba-tiba dengan cara menghentikan detak jantung atau menghancurkan usus penderitanya.

Dari penelitian yang dilakukan, serangga kissing bug biasanya menggigit wajah orang ketika sedang tidur. Penyakit mematikan yang dibawanya merupakan silent killer karena umumnya penderita jarang menunjukkan gejala bahwa ia telah terinfeksi.

Dan sebuah postingan foto di Facebook menunjukkan hal yang cukup mengejutkan, yakni serangga kissing bug tersebut kini ada di Indonesia.






Akun Facebook bernama Czhenno Jawir Ryon memposting foto serangga kissing bug yang ditemukan di rumahnya di Depok, pada hari Senin (20/06/2016) lalu. Serangga tersebut diketahui menyerang istri dan saudara iparnya.

Peter J. Hotez, pakar vaksin dan penyakit tropis Baylor College of Medicine pernah memaparkan kepada New York Times mengenai penyebaran penyakit Chagas oleh kissing bug.

"Seperti AIDS, penyakit Chagas memiliki waktu inkubasi yang panjang dan sulit atau tidak mungkin disembuhkan. Chagas menginfeksi hingga 8 juta orang di bebagai belahan bumi, sebagian besar di Bolivia, Meksiko, Kolombia dan Amerika Tengah. Tapi lebih dari 300.000 orang yang terinfeksi tinggal di Amerika Serikat, kebanyakan di antaranya adalah para imigran,"

Penyakit ini dapat ditularkan dari ibu ke anaknya atau lewat transfusi darah. Sekitar seperempat korban akhirnya akan mengalami pembesaran jantung atau usus yang kemudian berhenti berfungsi atau meledak sehingga menyebabkan kematian mendadak.

Penyakit ini juga diyakini telah membunuh Charles Darwin beberapa puluh tahun setelah digigit oleh serangga di Amerika Selatan. Pasien yang terinfeksi harus meminum obat keras selama 3 bulan dan hanya manjur jika penyakit ini terdeteksi sejak dini.

Sunday, June 19, 2016

Ternyata Ada Oknum Media yang Suruh Ibu Eni Menangis Histeris

Sumber: www.jawapos.com

Belakangan ini nama Ibu Saeni, seorang pedagang warteg di Serang, Banten, menjadi topik yang hangat diperbincangkan masyarakat termasuk di dunia maya. Berdasarkan cerita yang banyak diberitakan media cetak maupun elektronik, Ibu Saeni mengundang banyak simpati masyarakat lantaran dagangannya yang disita oleh Satpol PP di Serang.

Bahkan seorang komika bernama Dwika Putra, mewujudkan empatinya lewat pengosongan rekening pribadinya untuk aksi donasi untuk Ibu Saeni. Dalam waktu kurang dari 36 jam, uang sebanyak Rp 265.534.758 berhasil terkumpul.

"Tujuan pengumpulan dana ini adalah untuk membantu sesama kami. dan tujuan itu akan tetap kami jaga demikian." ungkap Dwika.

Namun, kini muncul pertanyaan, apakah Ibu Saeni layak menerima dana sumbangan tersebut?

Seorang tokoh masyarakat dari Serang bernama Nasir, mengaku mengetahui kehidupan sebenarnya dari Ibu Saeni atau Ibu Eni. Menurutnya, Ibu Eni yang banyak mengundang rasa kasihan dan simpati masyarakat tersebut bukan merupakan orang dari golongan tak mampu. Ibu Eni justru merupakan juragan dari tiga warteg di tiga tempat berbeda, yakni di Cikepuh, Tanggul dan Kaliwadas.

"Warteg yang dibilang itu, dia lagi buka dan makannya orang sini. Orang Cikepuh juga. Tidak benar kalau dia bilang tidak berjualan. Dan dia bukan orang tidak punya, dia punya warteg tiga. Dia orang kaya, dia kontrak itu saja Rp 12 juta," kata Nasir.

Nasir juga mengkritik pihak-pihak yang berupaya memberi donasi kepada Ibu Eni. Menurutnya, banyak orang yang salah menilai kehidupan Ibu Eni dan seharusnya melakukan investigasi terlebih dahulu sehingga persoalan yang sebetulnya sepele ini tidak dibesar-besarkan.

Bahkan belum lama ini, sebuah akun Facebook mengungkapkan adanya rekayasa pada fenomena Ibu Saeni yang kemungkinan besar hanyalah rekayasa media.

Adalah akun bernama Novis Sugiawan yang mengungkapkan kejanggalan dalam masalah Ibu Eni. Dalam salah satu postingannya, Novis menceritakan kunjungannya ke salah satu warteg Ibu Eni bersama tokoh masyarakat. Kunjungan tersebut juga sekaligus menginvestigasi apa yang sebenarnya terjadi.

Dari investigasi tersebut didapati fakta dan saksi yang cukup mengejutkan, yakni bahwa pada saat razia berlangsung Ibu Saeni diminta oleh oknum media untuk menangis histeris seolah-olah terzhalimi dan terkesan Satpol PP mengacak-acak barang dagangannya.

Kenyataan yang sebenarnya adalah Satpol PP menyita barang dagangan Ibu Eni dan berharap beliau datang untuk pembinaan dan pengarahan. Namun Ibu Eni tidak datang ke kantor Satpol PP. Dan tiba-tiba, selang beberapa hari kemudian, Ibu Saeni muncul kembali di media dengan berbagai gambar yang menunjukkan bahwa beliau sakit dan tidur di tempat tidur yang tergeletak di lantai nan kumuh, seolah Ibu Eni jatuh miskin dan sudah tak punya apa-apa. Padahal yang terjadi justru 2 wartegnya yang lain masih aktif berjualan.

Penemuan fakta-fakta mengejutkan ini kemudian mengarah pada kecurigaan bahwa apa yang diblow-up media mengenai masalah Ibu Saeni, merupakan bagian dari sebuah rekayasa oknum-okunm tertentu agar Perda Syariah dicabut. Hal ini turut diperkuat dengan langkah pemerintah yang mencabut banyak perda, dan kabarnya termasuk Perda Syariah.

Kasus Ibu Saeni ini semestinya membawa banyak pelajaran kepada masyarakat, diantaranya:
  1.  Jangan mudah percaya berita yang dihembuskan media, karena tidak semua media netral.
  2.  Penampilan seseorang bisa mengecoh. Realitanya, Ibu Saeni yang tergolong mampu dikira banyak orang dari kalangan kurang mampu.
  3. Menghormati peraturan yang dibuat pemerintah yang terkait dengan syariah, karena peraturan semacam itu dibuat untuk menegakkan aturan agama yang tujuannya baik untuk umatnya.
Semoga setelah masalah Ibu Saeni ini, semakin banyak orang yang lebih bijak dan cermat dalam menanggapi sebuah berita dan persoalan apapun yang diliput oleh media.

Wednesday, June 8, 2016

Berapa Banyak Orang Indonesia yang Berpuasa? Ini Kata Sacha Stevenson



Bulan Ramadhan, merupakan bulan dalam kalender Islam di mana seluruh umat Islam diwajibkan berpuasa di bulan tersebut selama sebulan penuh.

Indonesia yang merupakan negara dengan jumlah penduduk muslim terbanyak di dunia, menjadi salah satu negara di mana mayoritas penduduknya turut menyambut bulan suci ini dengan berpuasa.

Tapi apakah seluruh umat muslim di Indonesia benar-benar berpuasa, bahkan sampai satu bulan penuh?

Pertanyaan inilah yang mungkin menggelitik di benak seorang Sacha Stevenson, Youtuber asal Kanada yang lama tinggal di Indonesia.

Dengan menggunakan data jumlah penduduk Indonesia di tahun 2010, Sacha mencoba mengkalkulasikan kelompok-kelompok yang kemungkinan tidak berpuasa di bulan Ramadhan ini.

Dimulai dari kelompok usia di bawah 9 tahun yang tercatat berjumlah 47.000.000 yang diperkirakan tidak berpuasa. Jumlah penduduk Indonesia sebanyak 237.000.000 orang dikurangi dengan jumlah anak usia di bawah 9 tahun tadi, sehingga tersisa 190.000.000.

Dari sisa 190.000.000 jiwa tersebut terdapat 87% yang beragama Islam, atau sekitar 165.300.000 jiwa. Jumlah ini pun kembali dikurangi dengan jumlah perempuan muslim di Indonesia yang mungkin sedang dalam siklus haid.

Setengah dari jumlah 165.300.000 tadi merupakan jumlah perempuan muslim. Dan kira-kira 1/4 dari jumlah perempuan muslim tersebut mengalami siklus haid bulanan. Jadi, ada sekitar 20.662.500 perempuan yang tidak berpuasa.

Lalu berapakah sesungguhnya jumlah orang yang diperkirakan tidak berpuasa di Indoneia berdasarkan hasil hitungan Sacha?

Simak kalkulasi lengkapnya di vedo berikut ini:


Tuesday, June 7, 2016

Banyak Netizen Ceroboh, Rifda Amalia Dikira Amalia Ayuningtyas

Foto-foto Rifda Amalia

Rifda Amalia, mungkin adalah pihak yang saat ini merasa paling kesal dengan para haters Gubernur DKI Jakarta saat ini, yakni Basuki Tjahaja Purnama atau yang lebih dikenal dengan nama Ahok. Pasalnya, entah kenapa Rifda difitnah sebagai sosok asli dari Amalia Ayuningtyas.

Lantas siapakah Amalia Ayuningtyas?

Amalia Ayuningtyas, merupakan juru bicara sekaligus Founder Teman Ahok, yakni perkumpulan para relawan pendukung Ahok yang mengupayakan berbagai macam bentuk dukungan untuk Ahok, bahkan kabarnya sampai mengerahkan para anggotanya di berbagai grup maupun fanpage di Facebook dan media sosial lainnya.

Saat ini, nama Amalia Ayuningtyas ramai diperbincangkan publik setelah muncul berita di berbagai media bahwa dirinya dan rekannya yang juga salah satu pendiri Teman Ahok, Richard Handris Saerang, ditahan dan diisolasi pihak imigrasi Singapura.

Foto Amalia Ayuningtyas

Tudingan negatif terhadap Rifda bermunculan setelah ada sebuah akun Facebook milik seorang perempuan yang menggunakan nama Eternally Rose Juliana, mendadak membagikan foto-foto dari akun Facebook Rifda Amalia dan menuliskan beberapa kalimat yang jelas menyatakan seolah Amalia Ayuningtyas sesungguhnya adalah seorang Rifda Amalia.

Parahnya, postingan tidak bertanggungjawab tersebut dibagikan sebanyak 300 kali--dan pada saat artikel ini diedarkan, mungkin jumlahnya sudah bertambah--oleh para netizen. Bahkan tak sedikit netizen yang berani berkomentar pedas dan cenderung menyakitkan, padahal mereka sama sekali tidak mengetahui kebenaran dari postingan akun Eternally Rose Juliana tersebut.


Rifda, yang notabene hanya seorang karyawan swasta biasa dan pernah tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Seni Rupa (KMSR) ITB, merasa terkejut dan heran ketika mengetahui ada pihak yang menuding bahwa dirinya adalah sosok asli Amalia Ayuningtyas yang tidak berhijab.

"Memang benar, saya pun heran dengan tiba2 adanya berita miring kalau saya adalah org lain (yang mirip pun sama sekali tidak). Saya sama sekali bukan org yg di maksud. Dan hal ini sangat merugikan saya. Teman2 saya yg tahu saya di kehidupan nyata pun pasti langsung paham kalau saya hanyalah korban dr pihak2 yg punya kepentingan pribadi seperti ini. Ini lelucon sekali. Walaupun lelucon atau apapun, jika berlanjut saya tetap akan bawa ke jalur hukum. Terimakasih." tulis Rifda dalam sebuah postingan di akun Facebook-nya.

Rifda merasa dirugikan dengan adanya fitnah terhadap dirinya lantaran nama baiknya menjadi tercemar dan dirinya juga menjadi sasaran hujatan netizen.

"Kalo comment langsung ke Facebook saya nggak ada, sih. Paling comment-comment dari yang share itu yang banyak. Ada yang comment wanita iblis lah, bakar lah... Aneh-aneh," tutur Rifda.

Sampai saat ini belum diketahui dengan jelas siapa sebenarnya pemilik akun Eternally Rose Juliana dan mengapa beliau sampai membuat postingan yang seolah menuding Rifda Amalia dan Amalia Ayuningtyas adalah orang yang sama.

Sunday, June 5, 2016

Video #SAVEGURU Karya Satir yang Jadi Viral di Facebook dan Twitter


Sebuah pesan sindiran tentang fenomena perilaku para murid terhadap para guru di Indonesia, muncul di situs Youtube. Video yang tercatat diunggah pada tanggal 26 Mei 2016 tersebut dibuat oleh seorang pemuda pemilik channel abdi kos.

Video tersebut menampilkan lagu yang nampaknya adalah buatan si pemilik channel, beserta cuplikan-cuplikan kasus yang menjadi cerminan buruk dunia pendidikan Indonesia belakangan ini. Salah satunya adalah tentang seorang guru yang dipenjara hanya karena mencubit muridnya.

Sang pemilik channel dalam lirik lagu buatannya juga menyentil sikap banyak pelajar zaman sekarang yang seolah tak lagi menghormati guru sebagai orangtua di sekolah. Bahkan memandang guru seperti "pembantu".

Video ini pun berhasil menarik perhatian para pengguna internet (netizen). Hashtag #SAVEGURU yang ditautkan bersama video tersebut ramai muncul di situs jejaring media sosial Facebook dan juga Twitter.
 
"Banyak siswa sekarang yang merasa bahwa guru adalah pembantunya di sekolah, karena mereka merasa bahwa mereka telah membayarnya. Itulah bobroknya moral bangsa ini... Mau dikemanakan bangsa ini?" tulis akun Facebook bernama Kurmen Sholehan.


Video #SAVEGURU ini merupakan karya satir yang memiliki nilai positif untuk menampar para pelaku pendidikan, terutama pelajar dan mahasiswa, agar ingat bahwa guru maupun dosen merupakan sosok yang perlu dihormati karena mereka berkorban banyak hal termasuk waktu dan tenaga demi mendidik murid-muridnya.
 
Dan inilah video yang menjadi viral tersebut:
 

 


Muhammad Ali dan Kisahnya Ketika Berkunjung Ke Indonesia

Sumber: www.quotesgram.com

Kematian petinju legendaris, Muhammad Ali, menjadi berita yang mengejutkan publik internasional. Tak sedikit yang turut bersedih atas kepergian sang petinju yang berjuluk "Si Mulut Besar" tersebut.

Selama masa hidupnya, Muhammad Ali dikenal sebagai petinju hebat dengan banyak prestasi dan juga kontroversi. Namun di luar semua itu, Muhammad Ali juga tercatat pernah menginjakkan kaki di Indonesia, tepatnya di tahun 1973.

Promotor Raden Sumantri sengaja mendatangkan petinju fenomenal itu untuk menggelar sebuah pertunjukkan besar yakni pertarungan Ali melawan Rudi Lubbers.


Pertarungan yang semula dikira masyarakat di masa itu sebagai pertarungan eksibisi itu, nyatanya merupakan pertandingan resmi walaupun tidak memperebutkan gelar. Dan dalam pertandingan yang diadakan di Istora Senayan tersebut, Ali "menyiksa" Lubbers selama 12 ronde. Padahal menurut informasi yang sempat beredar saat itu, Ali sedang tidak dalam kondisi terbaik mengingat persiapan yang singkat, yakni hanya sepuluh hari.

Kesan Ali tentang Indonesia pada saat itu adalah: ""Sebuah negara yang unik, di mana penduduknya sangat bersahabat, dan selalu tersenyum kepada siapapun."

Muhammad Ali juga tercatat kembali mengunjungi Indonesia 23 tahun kemudian, tepatnya di tanggal 23 Oktober 1996. Saat itu ia sempat bertemu dengan Menteri Penerangan di masa orde baru, Harmoko.

Sumber: www.republika.co.id

Muhammad Ali meninggal di usia 74 tahun di Phoenix Hospital, Arizona, Amerika Serikat, akibat penyakit pernapasan yang merupakan komplikasi dari penykit Parkinson yang telah lama dideritanya.

Pemakaman Ali akan dilakukan di kampung halamannya di Louisville, Kentucky.

Friday, June 3, 2016

Ternyata Masih Ada Orang yang Malas Menolong Di Indonesia


Indonesia, negeri dengan penduduk lebih dari 250 juta jiwa, dikenal dengan para penduduknya yang ramah dan suka tolong-menolong. Bahkan orang Indonesia sering dikatakan cukup terbuka menerima kehadiran warga negara asing.

Tapi benarkah begitu?

Sebuah video social experiment yang dibuat tim Jancuk TV menguji apa yang dilakukan orang-orang ketika seorang perempuan warga negara asing tersesat dan meminta bantuan, namun tidak bisa bicara bahasa Indonesia.

Di awal video, seorang laki-laki dari tim Jancuk TV berpura-pura menerangkan ke dua orang pemuda di sebuah taman di kota Surabaya bahwa perempuan yang bersamanya tersesat dan butuh bantuan. Laki-laki tersebut kemudian meninggalkan si perempuan bule dengan kedua pemuda itu sesaat.

"Aku tidak bisa bahasa Indonesia. Aku mau ke hotel, bisa bantu aku?" tanya si perempuan bule kepada pemuda bertopi di depannya, tentunya dalam bahasa Inggris.

Sang pemuda yang tampaknya tidak bisa berbahasa Inggris terlihat kebingungan dan enggan membantu si perempuan bule.

Hal yang sama juga terlihat ketika si perempuan bule mendekati sepasang muda-mudi yang tengah duduk di taman yang sama, di malam hari.

"Gimana Mas, ya? Bisa bantu nggak? Mungkin apa gitu?" tanya perempuan bule tersebut.

"Nggak bisa," jawab si lelaki.

Dan seolah malas berbicara dan membantu perempuan bule tersebut, sepasang muda-muda yang tengah duduk tadi bergegas pergi.

Namun akhirnya ada seorang pria berambut panjang bertopi yang mendekat dan menanyakan apa yang terjadi. Beliau pun tak sungkan membantu sang perempuan bule tersebut. Dan beliaulah satu-satunya orang yang mau membantu perempuan bule dari tim Jancuk TV itu.

Saksikan video lengkapnya berikut ini:


Wednesday, June 1, 2016

Reaksi Orang Amerika Ketika Mengintip Instagram Para Artis Indonesia


Fomo Daily, salah satu channel Youtube, merilis sebuah video yang memperlihatkan reaksi beberapa orang Amerika ketika melihat Instagram para artis Indonesia.

Agnez Mo, Ayu Ting Ting, Raisa, Maudy Ayunda, dan Laudya Chintya Bella terpilih untuk diintip akun Instagram-nya. Dalam video tersebut muncul pertanyaan apa yang akan mereka--orang Amerika yang menjadi reactors--lakukan setalah melihat akun artis-artis yang bersangkutan?

Apakah mereka dengan senang hati me-like, mengirim direct message, atau justru melakukan unfollow akun Instagram para artis tersebut?

Agnez Mo, penyanyi Indonesia yang tengah berjuang dengan karir internasionalnya di Amerika, menjadi artis pertama yang dilihat akun Instagram-nya. Reaksi cukup positif ditunjukan oleh para reactors.

"Ia memiliki alis alami yang cantik," puji salah satu reactor wanita.

Namun tanggapan berlawanan ditunjukkan ketika reactors melihat Instagram Ayu Ting Ting.

"Kurasa aku akan unfollow dia," tutur salah seorang reactors.

Berikut video lengkapnya:

Monday, May 30, 2016

Meriah dan Kerennya Indonesian Choice Award 2016

Sumber: www.twitter.com


NET Mediatama Indonesia kembali menggelar Indonesian Choice Award di ulang tahun ketiganya. Sukses di tahun-tahun sebelumnya dengan gelaran yang sama, NET melanjutkan tradisi kemegahan perayaan ulang tahunnya dengan apik.

NET yang sebelumnya mengundang Demi Lovato di Indonesian Choice Award 2015, di tahun ini juga mengundang penyanyi internasional yang bahkan sedang banyak digandrungi saat ini seperti Jessie J, Dawin, dan OMI.

Jessie J sukses menggebrak panggung megah Indonesian Choice Award 2016 dengan hitsnya Bang Bang. Dengan busana terusan warna putih dan rambut panjang terurai, penyanyi asal Inggris tersebut membawa atmosfer meriah para penonton di Sentul International Convention Center.



Dawin juga tak kalah membawa kemeriahan panggung Indonesian Choice Award 2016 dengan lagu populernya, Dessert.


Sederet artis Tanah Air bersaing untuk membawa pulang piala Indonesian Choice Awards 2016 dari 11 kategori berbeda. Rizky Febian dan Isyana Sarasvati sama-sama berhasil keluar sebagai pemenang di dua kategori.

Dan inilah daftar lengakap para pemenang Indonesian Choice award 2016.

Male Singer of The Year
1. Tulus (WINNER)
2. Once Mekel
3. Mike Mohede
4. Kunto Aji
5. Teza Sumendra

Female Singer of The Year
1. Maudy Ayunda
2. Fatin
3. Isyana Sarasvati (WINNER)
4. Yura Yunita
5. Monita Tahalea

Breakthrough of The Year
1. Rizky Febian (WINNER)
2. Barasuara
3. Silampukau
4. Polka Wars
5. Scaller

Album of The Year
1. Isyana Sarasvati - Explore (WINNER)
2. Musikimia - Intersisi
3. Kunto Aji - Generation Y
4. Barasuara - Taifun
5. Efek Rumah Kaca - Sinestesia

Band/Grup/Duo of The Year
1. GAC (WINNER)
2. HIVI
3. Endank Soekamti
4. Endah N Rhesa
5. RAN

Song of The Year
1. Isyana Sarasvati feat Rayi - Kau Adalah
2. Afgan & Raisa - Percayalah
3. HIVI - Siapkah Kau Tuh Jatuh Cinta Lagi
4. Rizky Febian - Kesempurnaan Cinta (WINNER)
5. GAC - Bahagia

Lifetime Achevement - Yovie Widianto

Creative and Innovative Person of The Year
1. Raditya Dika
2. Andrea Hirata
3. Merry Riana (WINNER)
4. Christian Sugiono
5. Nadiem Makarim

Movie of The Year
1. Comic 8 Casino King Part 1
2. Comic 8 Casino King Part 2
3. Filosofi Kopi (WINNER)
4. Surga Yang Tak Dirindukan
5. London Love Story

Actress of The Year
1. Laudya C. Bella
2. Dewi Sandra
3. Acha Septriasa
4. Chelsea Islan (WINNER)
5. Prisia Nasution

Actor of The Year
1. Vino G Bastian
2. Reza Rahardian (WINNER)
3. Chicco Jerikho
4. Fedi Nuril
5. Raditya Dika

Program TV of The Year
1. Mata Najwa (WINNER)
2. On The Spot
3. My Trip My Adventure
4. Hitam Putih
5. Stand Up Academy

Thursday, May 26, 2016

Teuku Wisnu Memutuskan Untuk Mengganti Nama

Sumber: www.cekricek.co.id

Pesinetron yang populer lewat sinetron Cinta Fitri, Teuku Wisnu, saat ini memutuskan untuk mengganti namanya. Hal ini dilakukannya agar ia memiliki nama yang lebih sesuai syariat Islam. Nama "Wisnu" yang terdapat pada namanya cenderung beraroma Hindu, di mana nama tersebut diambil dari salah satu nama dewa dalam kepercayaan Hindu.

Nama baru Teuku Wisnu sendiri diambil dari nama putera kesayangannya, Teuku Adam Al Fatih. Bagian akhir nama, "Al Fatih", menjadi pilihan Teuku Wisnu untuk mengganti nama "Wsinu" pada namanya.

"Sebenernya nggak surprise. Nama anak yang akan diambil, Al Fatih. Jadi paling namanya Teuku Al Fatih, kemudian ditambah nama belakang ayah saya," tutur aktor berusia 31 tahun tersebut.

Sumber: www.bintang.com

Menurut penuturan Wisnu, nama Al Fatih diambil dari nama sultan Turki Utsmani yang menaklukkan  kekaisaran Romawi Timur, yakni Muhammad Al Fatih.

"Waktu itu kami kasih nama anak Al Fatih karena terinspirasi dari Sultan Al Fatih. Ini bukan karena dari mimpi atau apalah. Tapi memang di dalam Islam harus memberikan nama yang baik," jelas Wisnu.

Penggantian nama yang dilakukan Wisnu bukannya dapat dilalui dengan mulus. Untuk tujuan tersebut, ia harus melakukan beberapa proses ketat di pihak imigrasi.

"Kalau di Imigrasi memang agak sulit. Salah satu Imigrasi, enggak percaya (nama Al Fatih) ini nama anak Shireen. Memang mau pakai Al Fatih, ada beberapa alasan salah satunya ini. Ditambah sekarang ada beberapa dokumen yang enggak bisa diganti seperti ijazah. Dan ada beberapa dokumen tambahan saja paling nanti," katanya.